RSS

Brosur dan pengertiannya

Setelah sekian lama bergerak dibidang percetakan tak disangka-sangka muncul pertanyaan “apa sih sebenarnya brosur itu?” dari pelanggan setia kami.

Hmm.. kami sempat berpikir sejenak untuk menjawab pertanyaan tersebut. “Brosur adalah alat promosi yang terbuat dari kertas yang di dalamnya terdapat sejumlah informasi dan penawaran mengenai jasa atau produk.” begitulah jawaban kami saat itu dan pelanggan kami pun puas dengan jawaban itu, namun sebenarnya kami masih penasaran dengan pengertian brosur itu sendiri.

OK, kita mulai cari-cari infonya di kamus besar bahasa Indonesia dan definisinya adalah sebagai berikut  ”bro.sur [n] (1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; (2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; (3) Man selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tentang perusahaan atau organisasi)“.

Untuk melengkapi definisi brosur, kami mengunjungi paman kami yang bernama wikipedia kata beliau “Brosur adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan stapler, benang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid keras. Menurut definisi UNESCO, brosur adalah terbitan tidak berkala yang tidak dijilid keras, lengkap (dalam satu kali terbitan), memiliki paling sedikit 5 halaman tetapi tidak lebih dari 48 halaman, di luar perhitungan sampul.

Dari dua definisi diatas muncul kerancuan brosur itu dijilid apa tidak sih? kemudian brosur kalau jumlahnya hanya satu halaman apakah bisa disebut dengan brosur?  coba simak penjelasan dari paman wikipedia

Bila terdiri dari satu halaman, brosur atau pamflet umumnya dicetak pada kedua sisi, dan dilipat dengan pola lipatan tertentu hingga membentuk sejumlah panel yang terpisah. Pamflet yang hanya terdiri dari satu lembar/halaman sering disebut selebaran (bahasa Inggris: leaflet, flier, atau flyer). Selain itu, brosur yang memuat informasi tentang produk disebut juga sebagai katalog produk atau sering hanya disebut katalog.
Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.


Buklet sering memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari pamflet. Bentuknya sering terlihat seperti buku berukuran kecil. Berbeda dengan brosur atau pamflet, buklet bukan merupakan sarana beriklan secara langsung.
Sejumlah produk konsumen seperti barang elektronik, sering menyertakan buklet berisi spesifikasi produk atau penjelasan cara penggunaan. Buklet yang menyertai barang elektronik kadang-kadang memiliki jumlah halaman yang banyak dan tidak untuk habis dibaca dalam satu kali kesempatan. Album rekaman, seperti kaset atau CD sering menyertakan buklet yang berisi lirik lagu, foto, dan nama-nama artis pendukung.

Baik mungkin penjelasan di atas bisa memberikan gambaran apa sih sebenarnya brosur itu. Jika sudah memahami betul definisi brosur, diharapkan kita bisa memaksimalkan pembuatan brosur baik mulai dari isi, desain, cetak, hingga deliver kepada target market.

Untuk memaksimalkan penggunaan brosur bisa kunjungi artikel kami yang lainnya di 5 Tips Efektif Promosi dengan Brosur Untuk informasi cetak brosur silahkan mengunjungi link sebagai berikut :

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Desain Grafis

 

Pengertian, Kemampuan dan Penanganan Visual

Microsoft Visual Foxpro 6.0 for windows adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan untuk membuat, mengolah, dan mengelola suatu database dengan cepat dan mudah. Selain fasilitas seperti kemudahan, kecepatan, dan kemampuannya dalam mengolah data yang relatif besar, salah satu keistemewaan dari program yang dibuat oleh Microsoft ini yang terpenting adalah cara pemrogramannya yang kini tengah menjadi trend di era 90-an yaitu pemrograman visual dan berorientasi objek.
Dengan memakai cara pemrograman ini, kita tidak perlu susah payah mengetikkan kode program, tidak perlu menghafal sintak dan fungsi-fungsi program yang jumlahnya ratusan. Kita hanya tinggal mengklik dan memilih dengan mouse, dan bahkan jika kita tidak memiliki pengetahuan dalam bahasa pemrogramanpun dapat
membuat sebuah program aplikasi yang bergaya windows.

Kemampuan Visual Foxpro 6.0
Ada beberapa kemampuan yang dimiliki visual foxpro 6.0 ini, yang tidak dimiliki versi sebelumnya. Kemampuan baru tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Terdapat Wizard, fasilitas baru yang bisa digunakan untuk mempermudah dalam menciptakan table, query, form, report dan lainnya.

b. Ditambahkannya Objeck Oriented programming dan database schenas, yang tentunya akan mempermudah para programmer dalam menyusun program.

c. Terdapat menu Drop-down yang telah sempurna.

d. Menyediakan tipe data field baru. Didalam visual foxpro 6.0 ini, ada beberapa tipe data field baru yang belum ada pada versi sebelumnya. Hal ini bisa diketahui saat mendefinisikan table, tepatnya dalam menentukaqn strukturnya dibagian tipe field.

e. Istilah database baru. Kalau pada versi sebelumnya satu database hanya terdiri dari satu tabel saja, tetapi didalam visual foxpro 6.0 ini satu database bisa terdiri dari beberapa tabel, dan beberapa objek.

Penanganan Database
Dalam penanganan database visual foxpro lebih canggih atau lebih akurat jika dibandingkan dengan foxbase. Untuk lebih jelasnya dibawah ini dirinci sebagai berikut :

1. Database
Visual foxpro sangat mendukung database. Istilah database dalam visual foxpro berarti kumpulan tabel, relasi, tampilan. Setiap objek tersebut mempunyai property yang disaimpan didalam database.properti tersebut mengandung informasi seperti aturan validasi field, aturan validasi level record, triger ( pemicu ) dan lain-lain. Penanganan database oleh foxbase hampir sama dengan visual foxpro yang membedakannya adalah untuk foxbase tidak ada validasi field, aturan validasi record dan triger ( pemicu ).

2. Tabel
Tabel dalam visual foxpro adalah file DBF. Tabel dapat digunakan diluar database, dan disebut sebagai tabel bebas ( free tabel ). Tabel yang ditambahkan ke DBC disebut sebagai tabel berhubungan ( attached table ). Ketika tabel ditambahkan ke DBC, kita dapat menspesifikasikkan tabel dan file pada filed dan level record. Untuk menunjuk ekspresi validasi pada field, kita dapat menggunakan field pada kotak dialog field properties. Istilah tabel dalam foxbase tidak ada, yang ada hanya file-file yang berekstension DBF yang didalamnya terkandung field-field seperti apa yang terkandung file-file yang berekstension DBC yang ada pada visual foxpro.

3. Relasi
Visual foxpro mendukung persistence relationship dalam DBC.persistance relationship yang digunakan dalam sebuah form, report, view, atau query.

4. SQL Views
View adalah saatu fasilitas pada visual foxpro.View adalah query yang dapat diupdate dan dapat dipelihara seperti sebuah tabel.

5. Tool Visual
Tool visual dalam foxpro disebut designer. Tool-tool itu adalah sebagai berikut :
a. Form Designer
Form designer dirancang untuk membuat tampilan visualisasi. Kemudahan pemakaian graphical User Interface ( GUI ) dengan kontrol petunjuk pada semua kontrol pada form tersebut. Tabel layout digunakan untuk mengontrol sudut garis agar mempunyai sudut kiri, sudut kanan, dan tengah yang sama. Kita juga dapat menjalankan form lebih dari satu kali yang artinya kita dapat mempunyai banyak intance ( copy ).

b. Pageframe
Pageframe adalah sebuah kontrol untuk membuat banyak halaman dalam satu form. Pageframe digunakan untuk membuat layar “ ab “ dengan setiap layar tabnya mempunyai kumpulan kontrol sendiri-sendiri. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

c. Kontrol Grid
Visual foxpro menggunakan kontrol grid untuk mengkontrol setiap kolom secara terpisah atau sendiri-sendiri. Kita dapat mempunyai hampir semua tipe objek dalam sel individu pada grid. Kita dapat mengkontrol warna sel-sel secara individu misalnya. Fungsi ini tidak adapada foxbase.

d. Kontrol OLE
Visual foxpro mendukung OLE 2, yang berarti kita dapat menambahkan kontrol OCX ( kontrol OLE 2 ) baru ke form kita. Kontrol yang lain mengandung kontrol komunikasi dan dua kontrol untuk aplikasi kita digunakan untuk bekerja dengan Microsoft Mail API ( MAPI ). Visual foxpro mempunyai tambahan kontrol OCX dan OLE lain seperti MS Word dan Exel. Obyek-obyek ini dapat dimanipulasi seperti obyek foxpro. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

e. Project Manajer
Project Manajer adalah fasilitas terbaru dari visual foxpro dan desain layar ber-tab. Project Manajer juga menyediakan kemudahan untuk mengakses semua file yang digunakan dalam aplikasi.

f. Report Designer
Perbedaan antara Report Designer foxpro versi sebelumnya dengan visual foxpro adalah pada tambahan lingkungan data ( data environtment ) untuk report yang digunakan untuk mendefinisikan tabel, view dan relasi yang digunakan dalam report dan pilihan private dan sesion yang memberikan kumpulan wilayah kerja yang bekerja dengannya. Ini digunakan untuk mencegah perubahan setting dan penggunaan pointer record oleh aplikasi lain.

g. Menu Gambar
Menu designer dalam visual foxpro digunakan untuk membuat menu. Menu designer adalah tool dari foxpro yang mempunyai kemampuan membangun kode. Menu designer ini tidak berubah seperti sebelumnya. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

h. Object Oriented
Visual foxpro mendukung object. Yang didukung oleh visual foxpro adalah pembuatan visual classes dan non visual serta business
Classes. Model object visual foxpro menambah fasilitas untuk penggunaan kembali guna membangun aplikasi database. Tool perancangan visual foxpro dapat diakses dari project manager dengan sangat mudah. Fasilitas ini digunakan dalam pembuatan tabel, form, query, database dan laporan untuk mengolah data. Fungsi ini tidak ada pada foxbase.

Dari uraian diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa visual foxpro 6.0 selain sebagai suatu sistem pengolahan data yang handal, juga mempunyai aspek pemrograman. Visual Foxpro juga memiliki fungsi-fungsi yang cukup lengkap sehingga lebih leluasa bagi pemrogram untuk menyusun program aplikasi dari segi pemakaian interaktif memungkinkan pembentukan file dapat dipisahkan dari tubuh pemrograman.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Jaringan

 

Mailing List

Mailing List juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat email yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya.

Pengelompokan alamat e-mail. Artinya, apabila suatu surat dikirimkan ke alamat ini, maka secara otomatis sistem akan mengirimkannya kepada alamat-alamat yang telah didaftarkan dalam database mesin tersebut, dengan adanya mailing list ini, apabila satu surat ingin dikirimkan ke beberapa orang, maka cukup dikirimkan ke mailing list. Metode pengiriman email juga dapat diset apakah setiap email yang dikirimkan oleh anggota dapat diterima atau cukup diterima sekaligus (digest).

Pengaturan diskusi melalui mailing list ini dapat diset dalam bentuk moderated atau unmoderated tergantung siapa saja yang boleh berkomentar dan ikut berdiskusi. Pengaturan diskusi dilakukan oleh seorang moderator.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Internet E'commerse

 

Pengertian Delphi

Delphi adalah Suatu bahasa pemrograman yang menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic ( VB ) . Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut objeck pascal ) . Sehingga lebih mudah untuk digunakan . Bahasa pemrograman Delphi dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik embarcadero . Divisi tersebut awalnya milik borland , sehingga bahasa ini memiliki versi Borland Delphi .

Delphi juga menggunakan konsep yang berorientasi objek ( OOP ) , maksudnya pemrograman dengan membantu sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya . Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendesign objek untuk menyelesaikan masalah . OOP ini memiliki beberapa unsur yaitu ; Encapsulation ( pemodelan ) , Inheritance ( Penurunan ) , Polymorphism ( Polimorfisme ) .

Awalnya bahasa pemrograman delphi hanya dapat digunakan di Microsoft Windows, namun saat ini telah dikembangkan sehingga dapat digunakan juga di Linux dan di Microsoft .NET . Dengan menggunakan free pascal yang merupakan proyek OpenSource, bahasa pemrograman ini dapat membuat program di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE .

Umumnya delphi hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi dekstop, enterprise berbasis database dan program – program kecil . Namun karena pengembangan delphi yang semakin pesat dan bersifat general purpose bahasa pemrograman ini mampu digunakan untuk berbagai jenis pengembangan software . Dan Delphi juga disebut sebagai pelopor perkembangan RadTool ( Rapid Apllication Development ) tahun 1995 . Sehinnga banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai bahasa pemrograman yang bersifat VCL ( Visual Component Library ) ini .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Jaringan

 

Pengertian LAN,WAN,MAN Local Area Network

– LAN

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi

2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit

3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasiBiasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

–  WAN

WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

– MAN

Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Cara Menyambung Kabel LAN RJ45

 

Ternyata menyambung Kabel LAN RJ45 itu tidak serumit yang kita bayangkan. Kalau selama ini kita hanya “terima bersih” karena selalu dikerjakan oleh bagian IT atau para jagoan jaringan saja, kali ini silahkan mencoba melakukannya sendiri. Bisa diterapkan apabila anda ingin bikin jaringan warnet, kantor kecil misalnya. Atau bisa juga buat sampingan mumpung OT lagi seret di jaman krisis gini🙂. mari kita mulai, pertama siapin aja peralatannya:

 

1> Crimping Tool,

Pilih yang gerakan penekanannya vertikal, biasanya hasilnya lebih bagus bila dibandingkan yang horizontal (gerakan mata crimping sejajar dengan gerakan penekanan tangan) berdasarkan pengalaman saya waktu belajar jaringan, yang horizontal sering banget errornya. setelah ditinjau secara seksama dan bertanya-tanya dengan paman google dan kk senior di kampus saya yang dulu, gerakkannya gak berbarengan. jadi ya mubazir deh, yang awalnya ngirit karena lebih murah, malah jadi dobel belinya.

2> LAN tester
LAN Testester adalah gunanya untuk mengetes jaringan kabel UTP yang sudah jadi.

3> Gunting

Gunting Gunanya adalah hanya untuk meratakan ujung kabel saat dimasukan ke RJ45 agar rata…

 

4> Kabel UTP

adalah suatu kabel yang digunakan sebagai media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch).

 

5> RJ 45

 

Mari Kita coba untuk Membuat kabel Cross

 

 

 

 

 

Cara Pembuatan:

1.>Kabel LAN dan RJ45 disiapkan :

Cara menyambungnya:
1> Potong kabel Lan/UTP sepanjang yang diinginkan
2> Kupas kulit bagian luarnya sepanjang sekitar 1cm dari ujungnya.
3> Susun kabel-kabel kecil didalamnya dengan urutan seperti ilustrasi berikut:

Susunan Stright

1> Orange-putih

2> Orange

3> Hijau-putih

4> Biru

5> Biru-putih

6> Hijau

7> Coklat-putih

8> Coklat

ujung satunya persis sama

 

Susunan Cross


Ujung satu

1> Hijau-putih
2> Hijau
3> Orang-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Orange
7> Coklat-putih
8> Coklat

 

Sedangkan ujung satunya lagi

1> Orange-putih
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat

 

Kapan kita pakai Stright dan Cross? Ya itu sempat menjadi pertanyaan saya, untunglah ada Paman Google dank kk senior saya yang membimbing saya. Kata beliau, Stright digunakan jika akan menghubungkan komputer dengan switch/hub, sedangkan Cross digunakan jika akan menghubungkan 2 buah komputer tanpa switch/hub atau bisa juga menghubungkan 2 buah switch/hub. Jadi gitu.

4> Rapikan susunan kabel dengan cara meratakan ujungnya dengan menggunakan gunting.

Maksudnya sih baik, biar kabelnya kena ama connector RJ 45 dengan bagus, jadi nyambung semua gitu.

5> Masukkan ke RJ45

6> Tekan handle crimping tools

7> Selesai, lakukan hal yang sama pada ujung satunya lagi

8> Test dengan LAN tester

 

  • Jika memakai sistem stright, maka lampu no 1 sampai 8 harus hidup

1 –> 1

2 –> 2
3 –> 3
4 –> 4

5 –> 5

6 –> 6

7 –> 7

8 –> 8

 

  • Sebaliknya Jika memakai sistem cross, maka susunan lampu hidup sbb:

1 –> 3

2 –> 6
3 –> 1

4 –> 4

5 –> 5
6 –> 2
7 –> 7
8 –> 8

 

9> pastikan semua ditest sebelum disambung ke jaringan

 

10> Jika Oke, maka sambungkan ke switch

 

11> lalu lakukan test dengan ipconfig untuk mengetahui ip addres com kita setelah tau ip adrres yang kita gunakan ketik ping -t

 

contoh saya mau ping ke IP 192.168.1.13

 

maka perintahnya

 

ping 192.168.1.13 -t

 

Apa sih Pebedaan Hub dengan Switch??

Biasanya kita sendiri yang masih awam katakanlah kita masih baru dalam mengenal dunia jaringan komputer. apalagi ada sebuah alat yang kegunaannya mungkin bisa dikatakan sama namun dilihat dari segi kualitas transfer data bisa dikatakan jauh berbeda. salah satunya adalah Hub dan Switch/Hub atau yang biasa di sebut Switch aja. alat ini sering atau mungkin bisa dikatakan sangat wajib dalam jaringan komputer walau itu dalam skala jaringan LAN atau MAN. kedua alat tersebut kegunaannya sama yaitu sebagai alat yang meneruskan data dari server yang dibagikan ke router sampai dengan client- clientnya melalui Hub atau Switch (Switch/Hub). jadi kita bisa menyederhanakan prosesnya seperti ini :
|—–>>Switch atau Hub—–>>Client
|
|
Internet—>>Server—>>router—>>Switch atau Hub
|
|
|—–>>Switch atau Hub—–>>Client

itu adalah sebuah aliran data yang berjalan dalam jaringan komputer secara sederhana.
baik sekarang kita bahas apa perbedaan antara Hub dengan Switch :

    • pada Hub hanya memiliki satu collision control untuk semua portnya yang ada, sedangkan

 

  • pada Swicth setiap portnya memiliki collision  control sendiri – sendiri dalam portnya.

dan pengertian collision control sendiri adalah pengontrolan aliran data atau informasi dalam kabel jaringan agar tidak terjadi tabrakan iformasi data yang menyebabkan melambatnya aliran data yang masuk ke client. jadi dari sinipun kita dapat menyimpulkan keunggulan dari kedua alat tersebut adalah apabila aliran data semiakin besar mengalir melaui Hub sedangkan portnya banyak maka proses transmisi data yang terjadi akan semakin lambat, berbeda jauh dengan Swith yang portnya sama dengan banyak Hub (dalam kasus ini) walaupun aliran data yang terjadi melalui alat ini besar, namun aliran data akan berjalan dengan semestinya (lancar) karna adanya collision control. hal ini di karenakan adanya collision control pada setiap portnya artinya setiap portnya dapat mengontrol akses aliran data. walau semakin banyak portnya tidak perpengaruh dengan kecepatan aliran datanya atau membebani sedikit pun.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Jaringan

 

Mengenal Macromedia Flash

Macromedia Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Macromedia, saat itu sebagai pengembangnya yang saat ini sudah dibeli oleh Adobe Incorporated sehingga berubah nama menjadi Adobe Flash, Flash didesain dengan kemapuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang lainnya.

Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code pemograman baik yang berjalan sendiri untuk mengatur animasi yang ada didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML.

Saya mulai mengenal Flash waktu kuliah Diploma Satu dulu, kadang sering iseng coba-coba software, termasuk didalamnya ada macromedia flash versi 5, kemudian berkembang kembali menjadi Macromedia 6 atau sering disebut sebagai macromedia MX, berkembang kembali menjadi Macromedia 7 atau sering disebut sebagai Macromedia MX 2004, dan berkembang kembali menjadi Macromedia Flash 8 dan saat ini setelah diberi oleh Adobe berkembang kembali menjadi Adobe Flash CS3

Dibawah ini adalah beberapa Screenshoo Tampilan Utama Flash :

Macromedia Flash 8
Macromedia Flash 8 - Adi Sumaryadi

Adobe Flash CS3
Adobe Flash CS3 by Adi Sumaryadi

Pada tulisan selanjutnya saya akan lebih banyak menggunakan Macromedia Flash 8 karena saya belum mendownload trialnya untuk yang terbaru yaitu Flash CS3. dan Jangan lupa untuk berkunjung kembali beberapa waktu kedepan, Insya Allah belajarnya akan bertahap dari dasar hingga membuat CD Interaktif yang Compleksss.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Animasi Multimedia

 

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jenis Jaringan Komputer secara umum ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet, dan Wireless (tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda). Jadi, saya akan memaparkan tentang ke-5 Jenis Jaringan Komputer menurut sumber-sumber yang saya dapatkan, baik dari para guru SMK N 3 Singaraja dan softcopy maupun hadrcopy yang saya miliki.
  • LAN (Local Area Network)
gambar: contoh Jaringan LAN

Local Area Network atau LAN, merupakan suatu Jenis Jaringan Komputer dengan mencakup wilayah lokal. Dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana dan populer, seperti menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya.Contoh dari jaringan LAN seperti komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, Warnet, maupun antar rumah tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.

Keuntungan dari penggunaan Jenis Jaringan Komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
  • MAN (Metropolitan Area Network)
 gambar: contoh jaringan MAN

Metropolitan Area Network atau MAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena Jenis Jaringan Komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.

Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.

  • WAN (Wide Area Network)
 gambar: contoh jaringan WAN
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.

  • Internet

 

 gambar : contoh jaringan Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai Jenis Jaringan Komputer beserta Topologi dan Tipe Jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.

Keuntungan dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan

Kerugian dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.

  • Wireless (Tanpa Kabel)
gambar: contoh Jaringan Wireless

Wireless merupakan Jenis Jaringan Komputer yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Keuntungan Jenis Jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.

Kerugian Jenis Jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.

 

Pengertian Sneakernet

 

Pengertian Sneakernet
Pengertian Sneakernet
gambar: Sneakernet
  • Pengertian Sneakernet
Pengertian Sneakernetadalah suatu cara untuk mentransfer data atau file secara fisik atau nyata dengan menggunakan media penyimpanan portable (seperti Disket atau Flashdisk) ke PC yang kita tuju kemudian menyimpan hasil salinan itu ke dalam PC kita.Masih bingung mengenai Pengertian Sneakernet? Berikut adalah contoh kasus kecil yang sering kita temui:

Dalam dunia jaringan komputer (baca juga mengenai Pengertian Jaringan Komputer), kita sudah biasa menggunakan layanan transfer data atau layanan sharing file antar PC lain di dalam jaringan komputer seperti jaringan LAN di dalam kantor, sekolah, dan kampus. Bila PC yang kita tuju untuk menyalin file penting tidak berada dalam jaringan kita, misalnya saja PC teman kita yang berada cukup jauh dari rumah kita dan kita tidak memiliki koneksi untuk terhubung ke Internet. Tentu kita pergi ke rumah teman kita tersebut untuk memiliki salinan file yang berada di dalam PC-nya. Setelah kita pergi ke rumah teman kita dan memiliki salinan file penting yang kita inginkan, kemudian kita pulang ke rumah kita lalu menyimpan salinan file penting tersebut pada PC kita. Tanpa kita sadari, kita telah menerapkan Sneakernet. Lalu, tanpa adanya perangkat penyimpanan portable seperti Flashdisk, maka akan sulit untuk mengimplementasikan Sneakernet karena kita memerlukan media penyimpan untuk menyimpan file yang akan kita transfer.
  • Mengapa Dinamakan Sneakernet?
Menerapkan Sneakernet, seolah-olah kita berperan sebagai media transfer data seperti kabel atau gelombang radio (Wireless) pada sebuah jaringan (Network) yang tidak nyata atau virtual untuk mendapatkan sebuah file yang kita inginkan. Dari tempat kita berada, kita pergi ke tempat teman kita berada yang memiliki PC dengan file yang kita inginkan, copy file tersebut pada Flashdisk, lalu kita pergi ke tempat asal kita dan menyimpan file tersebut pada PC kita. Untuk itulah, mengapa dinamai Sneakernet karena kita memerlukan sepasang Sepatu Karet atau Sneakers untuk melakukannya (ini hanya istilah saja. Anda dapat menggunakan alas kaki selain Sneakers seperti sandal untuk menerapkan Sneakernet.
Jadi, istilah Sneakernet, berasal dari kata Sneakers dan Network.
Pengertian Sneakernet
gambar: jaringan komputer
  • Sneakernet Merupakan Jaringan Komputer atau Bukan?
Seperti penjelasan di atas mengenai Pengertian Sneakernet, bahwa kita seolah-olah berada dalam sebuah jaringan dan kita (manusia) sebagai media untuk lalu-lintas transfer file. Sebenarnya Sneakernet merupakan cara sharing file secara FISIK. Bukan seperti sharing file atau transfer data yang sebenarnya pada suatu jaringan komputer. Jadi, bisa dikatakan bahwa Sneakernet bukan sebuah Jaringan Komputer yang NYATA.
Intinya, bahwa Pengertian Sneakernet adalah suatu cara untuk mendapatkan informasi/data atau file oleh seseorang dengan menggunakan media penyimpanan portable seperti Flashdisk dan Disket dari PC atau sumber tujuan yang kemudian hasil salinan tersebut di paste pada PC kita.
Nah, itu dia pembahasan kita kali ini mengenai Pengertian Sneakernet. Mohon maaf atas segala kekurangan yang ada pada artikel dan blog ini. Terima Kasih telah membaca artikel mengenai Pengertian Sneakernet ini!~

Pengenalan Dasar Jaringan Komputer (Networking)

 

Pengenalan Dasar Jaringan Komputer (Networking)

Mendengar kata jaringan komputer atau computer networking, mungkin yang ada di benak sebagian orang adalah suatu hal yang rumit. Hal ini mungkin disebabkan karena penjelasan yang ada di berbagai literatur menggunakan bahasa teknik tingkat tinggi yang susah dimengerti oleh orang awam. Untuk itu, saya akan coba jelaskan mengenai dasar-dasar jaringan komputer dengan menggunakan perumpamaan yang lebih mudah dimengerti bahkan oleh orang awam sekalipun..

Local Area Network (LAN)

local area network

Disebut juga jaringan komputer lokal, sebab biasa dipakai di lingkup yang tidak terlalu luas seperti di kantor, sekolah, rumah sakit, dsb. LAN juga bisa disebut jaringan privat (private network). LAN dapat diibaratkan seperti sebuah kompleks perumahan, dimana terdapat beberapa unit rumah didalam kompleks tersebut. Tiap-tiap rumah pasti mempunyai nomer rumah, betul? Nah, nomer rumah ini istilahnya adalah IP Address (Internet Protocol Address) atau alamat IP atau biasa disingkat IP. IP terdiri dari susunan angka biner (1 dan 0) sepanjang 32 bit (IP Address versi 4) yang terbagi menjadi 4 bagian (W.X.Y.Z). Jadi tiap bagian terdiri atas 1 oktet atau 8 bit atau 1 byte.

Pemberian alamat IP dibagi dalam beberapa kelas : A,B,C,D,E. Untuk jaringan lokal memakai kelas C, dimana oktet pertama bernilai 192-223. Tiga oktet pertama (W.X.Y) digunakan sebagai network identifier (penanda jaringan). Sedangkan oktet terakhir (Z) digunakan sebagai host identifier (penanda host atau komputer).

Cara membaca angka biner (binary) :
misal angka biner 0101 (4 bit) jika diterjemahkan ke angka desimal, hasilnya :
(2^3) + (2^2) + (2^1) + (2^0)
= 0 x (2^3) + 1 x (2^2) + 0 x (2^1) + 1 x (2^0)
= 0 + 4 + 0 + 1
= 5
jadi, 0101 (biner) = 5
note: tanda “^” == pangkat

Lalu, kenapa dalam satu LAN maksimal jumlah host adalah 255?
Jawab : host identifier untuk IP kelas C besarnya 1 byte (8 bit) == 11111111 (biner) jika diterjemahkan:
(2^7) + (2^6) + (2^5) + (2^4) + (2^3) + (2^2) + (2^1) + (2^0)
= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1
= 255

Unit-unit rumah dalam ilustrasi diatas disebut sebagai host. Dan masing-masing host mempunyai nama atau hostname (bisa diibaratkan sebagai nama rumah, misal rumah Pak Anwar, Pak Dedy, dsb.). Untuk akses keluar masuk dari perumahan biasanya melalui sebuah portal atau gerbang. Dalam istilah networking, pintu gerbang tersebut dinamakan Gateway.

Pemberian alamat IP bisa dilakukan secara static atau dynamic. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan IP static, kita lebih mudah mengidentifikasi atau mendokumentasi daftar komputer yang ada dalam jaringan. IP Dynamic memerlukan sebuah DHCP Server yang fungsinya untuk memberikan alamat IP kepada host yang melakukan request, sehingga di sisi host atau client tidak diperlukan setting konfigurasi jaringan sebab akan dilakukan oleh DHCP Server secara otomatis.

Wide Area Network (WAN)

Di sebuah kota tentu terdapat beberapa kompleks perumahan. Antar kompleks perumahan tersebut bisa berhubungan satu sama lain. Ilustrasi ini dipakai untuk menggambarkan WAN, yakni jaringan komputer dalam area yang lebih besar dari LAN. WAN merupakan kumpulan dari beberapa LAN. Agar bisa saling berhubungan, diperlukan sebuah perangkat bernama Router. Router inilah yang akan mengatur policy (regulasi) yang diperlukan agar sebuah LAN bisa berhubungan dengan LAN yang lain. Perangkat router ini fisiknya bisa berupa sebuah hardware ataupun software yang diinstal pada sebuah PC (atau disebut PC Router).  Area WAN ini bisa dibilang tak terbatas, selain antar daerah dalam satu kota, bisa juga antar kota, antar pulau, bahkan antar negara.

Semoga dengan sedikit penjelasan diatas bisa menambah wawasan anda mengenai dunia jaringan komputer (computer networking).

Instalasi Jaringan Komputer

 

Instalasi Jaringan Komputer

Dalam membangun sebuah jaringan komputer dipertukan beberapa tahap, mulai memilih desain jaringan, memilih berbagai perangkat jaringan, sistem operasi, instalasi Jaringan hingga pengesetan jaringan. Pada proses perancangan jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadap kinerjanya.

Pemilihan desain jaringan, perangkat keras, media transmisi, perangkat koneksi, dan sistem operasi harus dipertimbangkan dengan seksama. Suatu jaringan juga harus mempertimbangkan aspek-aspek lain, seperti tingkat kemampuan dan penggunanya serta tujuan dan pembangunan jaringan itu sendiri.

Pada kebanyakan usaha warnet dan game center, jaringan komputer yang digunakan adalah jaringan komputer dengan media transmisi kabel. Penggunaan media transmisi menjadi pilihan utama karena selain lebih ekonomis, penggunaan kabel juga lebih efektif dibandingkan menggunakan jaringan wireless.

Pemasangan Kartu Jaringan
Walaupun telah banyak motherboard yang telah menyertakan port LAN Card, namun tidak ada salahnya jika Anda mengenal langkah-langkah pemasangan kartu jaringan sehingga apabila nantinya terjadi kerusakan pada port LAN Card bisa diganti dengan segera.

Pemasangan kartu jaringan pada motherboard. Dalam melakukan pemasangan kartu jaringan pada motherboard disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki. Jenis kartu jaringan ini ada dua, yaitu model ISA atau PCI. Jika kartu jaringan yang Anda miliki adalah model ISA, maka tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan begitu juga sebaliknya. Jadi, pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansi yang disediakan pada motherboard. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama, maka akan mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar.

Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong.
Berikut adalah langkah dalam pemasangan tersebut:
1. Matikan PC Client jika komputer masih dalam keadaan menyala.
2. Buka tutup casing dengan obeng.
3. Pasang LAN card di slot PCI (jika LAN card menggunakan PCI) pada PC Client.
4. Tutup kembali casingnya, kemudian hidupkan kembali PC.
5. Pada saat PC hidup, sistem akan langsung mendeteksi adanya perangkat yang baru terpasang.
6. Masukkan CD driver dan ikuti proses penginstalan driver sampai selesai.
7. Lakukan pada langkah yang sama pada PC client yang lain.

Menetukan Desain Jaringan
Proses perancangan suatu jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadap kinerjanya. Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yang dipilih akan menentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan.

Topologi Jaringan Komputer

Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yang dipilih akan menentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan. Jaringan komputer sendiri diklasifikasikan menurut topologi jaringan yang dibuatnya sebagai Bus network, Star network, Ring network, Mesh network, Star-bus network, Tree atau Hierarchical topology network.

Topologi Network menentukan cara bagaimana peranti di jaringan melihat relasi logis mereka satu dengan lainnya. Penggunaan kata logical di sini merupakan hal yang signifikan karena topologi jaringan komputer tidak ada hubungannya dengan layout fisik dad jaringan.

Maksudnya walaupun jaringan komputer tersebut diletakkan secara fisik menggunakan layout linear, apabila dibuat menggunakan hub maka tetap saja disebut jaringan dengan topologi star. Jadi, topologi logical berbeda dengan layout fisik.

Bus Network
Jaringan dengan topologi Bus adalah jaringan di mana beberapa client dihubungkan menggunakan line komunikasi yang terbagi yang disebut Bus. Jaringan Bus ini sangat mudah dibuat sehingga jaringan paling mudah dibuat untuk menghubungkan client yang ada. Namun kekurangannya adalah apabila 2 klien ingin mentransmisikan data pada saat yang sama di bus yang sama, maka akan ada collision atau tabrakan data.

Untuk menangani hal itu, beberapa sistem yang menggunakan arsitektur bus umumnya memiliki skema collision handling untuk menangani apabila ada tabrakan data, misalnya menggunakan Carrier Sense Multiple Access atau penggunaan master Bus untuk mengontrol akses yang ada di sumber daya bus yang terbagi.

Jaringan yang menggunakan topologi bus merupakan jaringan yang pasif, di mana komputer yang terhubung ke bus akan mendengarkan saja apakah ada sinyal dan tidak bertanggung jawab untuk menjalankan sinyal tersebut.

Walaupun demikian, banyak arsitektur aktif yang bisa juga diklasifikasikan sebagai bus mengingat mereka menggunakan fungsi logis yang sama seperti bus pasif. Misalnya Switch yang bisa dianggap sebagai jaringan bus logis.

Star Network
Topologi yang paling sering digunakan pada saat ini, yaitu dengan menggunakan alat lain seperti hub, switch, dan lain sebagainya untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya.
Keuntungan yang didapat dan penggunaan topologi star adalah:
1. Performa
Paket data yang tidak perlu melewati titik-titik yang tidak diperlukan. Komunikasi antara perangkat komputer hanya memerlukan 3 perangkat dan 2 link. Trafik yang terisolasi dari simpul yang tidak diperlukan akan membuat titik yang tidak dipergunakan tidak akan ikut bekerja.
2. Isolasi
Tiap peranti terisolasi di link dia sendiri. Jadi, jika ingin mencopot sebuah node di jaringan, caranya sangat mudah. Anda tinggal mencopot colokan link dari peranti tersebut ke hub.
3. Sentralisasi
Jaringan bisa dengan mudah dikembangkan dan ditingkatkan jumlahnya dengan hanya menambah kapasitas dari simpul hub. Atau dengan menambahkan peranti lain ke topologi star. Karena semua lalu lintas data akan melalui hub, maka hub bisa digunakan dengan mudah untuk inspeksi atau mengontrol trafik melalui jaringan.

Topologi Jaringan Local LAN (Local Area Network Topology)

 

 

Topologi Jaringan Local LAN (Local Area Network Topology)

Jaringan Lokal (LAN) untuk Keperluan Informasi Dan Komunikasi Dengan jaringan komputer, setiap pekerjaan diharapkan dapat selesai dengan cepat. Jaringan komputer mampu menghubungkan komputer dengan komputer lainnya. Salah satu jaringan komputer adalah internet. Internet merupakan teknologi jaringan raksasa yang telah menjadi realitas dalam kebutuhan informasi dan komunikasi jutaan manusia di dunia ini. Dalam perkembangan pertamanya, jaringan komputer masih menggunakan kabel koaksial. Kini, jaringan dibangun dengan kabel dari serat optik (fiber Optics) atau komunikasi tanpa kabel (nirkabel) TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan Solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet.Ciri-ciri jaringan komputer:
1. berbagi perangkat keras (hardware).
2. berbagi perangkat lunak (software).
3. berbagi saluran komunikasi (internet).
4. berbagi data dengan mudah.
5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.

Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan dapat berbagi sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, CDROM, pertukaran file, dan komunikasi secara elektronik antar komputer. Hubungan antar komputer dalam jaringan dapat menggunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit atau sinar infra merah (infrared).

Jenis jaringan komputer terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi trasmisi dan berdasarkan jarak.

A. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi.

Jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.

Berikut uraiannya :

    1. Jaringan Broadcast Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama.
  1. Jaringan Point-to-Point Jaringan ini terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirim paket dari suatu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute.

Pada umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai jaringan broadcast, sedangkan jaringan yang lebih besar dapat menggunakan jaringan Point-to-Point.

B. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak.

Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN).

Berikut uraiannya :

1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :

    • Komponen Fisik Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
  • Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
    Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini lebih luas dari jaringan LAN dan menjangkau antar wilayah dalam satu provinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga nasabah dapat melakukan transaksi di cabang maupun dalam propinsi yang sama.

3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Topologi yang digunakan WAN menggunakan topologi tak menentu sesuai dengan apa yang akan digunakan. Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan) Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub/Switch dan pengkabelannnya.

topologi jaringan umum
Topologi jaringan umum

Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring. Topologi Jaringan Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.

a. Point to Point (Titik ke-Titik).

Jaringan kerja titik ke titik merupakan jaringan kerja yang paling sederhana tetapi dapat digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan komunikasi biasa. Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya sebagai penerima, misalnya antara terminal dengan CPU.

Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)

b. Star Network (Jaringan Bintang).

Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar dipelbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.

Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)
Topologi Star Network (Jaringan Bintang)
Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)
Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)

c. Ring Networks (Jaringan Cincin)

Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah. Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat (decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.

Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)
Ring Networks (Jaringan Cincin)
Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)
Ring Networks (Jaringan Cincin)
Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)
Ring Networks (Jaringan Cincin)

d. Tree Network (Jaringan Pohon)

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
Topologi jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)

e. Bus Network Konfigurasi

dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud.

Topologi jaringan Bus Network Konfigurasi
Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi
Topologi jaringan Bus Network Konfigurasi
Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi

f. Plex Network (Jaringan Kombinasi)

Merupakan jaringan yang benar-benar interactive, dimana setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain. Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang. Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi, sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasi

Topologi jaringan Plex Network (Jaringan Kombinasi)
Topologi Jaringan Plex Network (Jaringan Kombinasi)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Jaringan