RSS

Pengertian LAN,WAN,MAN Local Area Network

19 Apr

– LAN

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi

2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit

3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasiBiasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

–  WAN

WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

– MAN

Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Cara Menyambung Kabel LAN RJ45

 

Ternyata menyambung Kabel LAN RJ45 itu tidak serumit yang kita bayangkan. Kalau selama ini kita hanya “terima bersih” karena selalu dikerjakan oleh bagian IT atau para jagoan jaringan saja, kali ini silahkan mencoba melakukannya sendiri. Bisa diterapkan apabila anda ingin bikin jaringan warnet, kantor kecil misalnya. Atau bisa juga buat sampingan mumpung OT lagi seret di jaman krisis gini🙂. mari kita mulai, pertama siapin aja peralatannya:

 

1> Crimping Tool,

Pilih yang gerakan penekanannya vertikal, biasanya hasilnya lebih bagus bila dibandingkan yang horizontal (gerakan mata crimping sejajar dengan gerakan penekanan tangan) berdasarkan pengalaman saya waktu belajar jaringan, yang horizontal sering banget errornya. setelah ditinjau secara seksama dan bertanya-tanya dengan paman google dan kk senior di kampus saya yang dulu, gerakkannya gak berbarengan. jadi ya mubazir deh, yang awalnya ngirit karena lebih murah, malah jadi dobel belinya.

2> LAN tester
LAN Testester adalah gunanya untuk mengetes jaringan kabel UTP yang sudah jadi.

3> Gunting

Gunting Gunanya adalah hanya untuk meratakan ujung kabel saat dimasukan ke RJ45 agar rata…

 

4> Kabel UTP

adalah suatu kabel yang digunakan sebagai media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch).

 

5> RJ 45

 

Mari Kita coba untuk Membuat kabel Cross

 

 

 

 

 

Cara Pembuatan:

1.>Kabel LAN dan RJ45 disiapkan :

Cara menyambungnya:
1> Potong kabel Lan/UTP sepanjang yang diinginkan
2> Kupas kulit bagian luarnya sepanjang sekitar 1cm dari ujungnya.
3> Susun kabel-kabel kecil didalamnya dengan urutan seperti ilustrasi berikut:

Susunan Stright

1> Orange-putih

2> Orange

3> Hijau-putih

4> Biru

5> Biru-putih

6> Hijau

7> Coklat-putih

8> Coklat

ujung satunya persis sama

 

Susunan Cross


Ujung satu

1> Hijau-putih
2> Hijau
3> Orang-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Orange
7> Coklat-putih
8> Coklat

 

Sedangkan ujung satunya lagi

1> Orange-putih
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat

 

Kapan kita pakai Stright dan Cross? Ya itu sempat menjadi pertanyaan saya, untunglah ada Paman Google dank kk senior saya yang membimbing saya. Kata beliau, Stright digunakan jika akan menghubungkan komputer dengan switch/hub, sedangkan Cross digunakan jika akan menghubungkan 2 buah komputer tanpa switch/hub atau bisa juga menghubungkan 2 buah switch/hub. Jadi gitu.

4> Rapikan susunan kabel dengan cara meratakan ujungnya dengan menggunakan gunting.

Maksudnya sih baik, biar kabelnya kena ama connector RJ 45 dengan bagus, jadi nyambung semua gitu.

5> Masukkan ke RJ45

6> Tekan handle crimping tools

7> Selesai, lakukan hal yang sama pada ujung satunya lagi

8> Test dengan LAN tester

 

  • Jika memakai sistem stright, maka lampu no 1 sampai 8 harus hidup

1 –> 1

2 –> 2
3 –> 3
4 –> 4

5 –> 5

6 –> 6

7 –> 7

8 –> 8

 

  • Sebaliknya Jika memakai sistem cross, maka susunan lampu hidup sbb:

1 –> 3

2 –> 6
3 –> 1

4 –> 4

5 –> 5
6 –> 2
7 –> 7
8 –> 8

 

9> pastikan semua ditest sebelum disambung ke jaringan

 

10> Jika Oke, maka sambungkan ke switch

 

11> lalu lakukan test dengan ipconfig untuk mengetahui ip addres com kita setelah tau ip adrres yang kita gunakan ketik ping -t

 

contoh saya mau ping ke IP 192.168.1.13

 

maka perintahnya

 

ping 192.168.1.13 -t

 

Apa sih Pebedaan Hub dengan Switch??

Biasanya kita sendiri yang masih awam katakanlah kita masih baru dalam mengenal dunia jaringan komputer. apalagi ada sebuah alat yang kegunaannya mungkin bisa dikatakan sama namun dilihat dari segi kualitas transfer data bisa dikatakan jauh berbeda. salah satunya adalah Hub dan Switch/Hub atau yang biasa di sebut Switch aja. alat ini sering atau mungkin bisa dikatakan sangat wajib dalam jaringan komputer walau itu dalam skala jaringan LAN atau MAN. kedua alat tersebut kegunaannya sama yaitu sebagai alat yang meneruskan data dari server yang dibagikan ke router sampai dengan client- clientnya melalui Hub atau Switch (Switch/Hub). jadi kita bisa menyederhanakan prosesnya seperti ini :
|—–>>Switch atau Hub—–>>Client
|
|
Internet—>>Server—>>router—>>Switch atau Hub
|
|
|—–>>Switch atau Hub—–>>Client

itu adalah sebuah aliran data yang berjalan dalam jaringan komputer secara sederhana.
baik sekarang kita bahas apa perbedaan antara Hub dengan Switch :

    • pada Hub hanya memiliki satu collision control untuk semua portnya yang ada, sedangkan

 

  • pada Swicth setiap portnya memiliki collision  control sendiri – sendiri dalam portnya.

dan pengertian collision control sendiri adalah pengontrolan aliran data atau informasi dalam kabel jaringan agar tidak terjadi tabrakan iformasi data yang menyebabkan melambatnya aliran data yang masuk ke client. jadi dari sinipun kita dapat menyimpulkan keunggulan dari kedua alat tersebut adalah apabila aliran data semiakin besar mengalir melaui Hub sedangkan portnya banyak maka proses transmisi data yang terjadi akan semakin lambat, berbeda jauh dengan Swith yang portnya sama dengan banyak Hub (dalam kasus ini) walaupun aliran data yang terjadi melalui alat ini besar, namun aliran data akan berjalan dengan semestinya (lancar) karna adanya collision control. hal ini di karenakan adanya collision control pada setiap portnya artinya setiap portnya dapat mengontrol akses aliran data. walau semakin banyak portnya tidak perpengaruh dengan kecepatan aliran datanya atau membebani sedikit pun.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in Jaringan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: